14 Juli 2011

Potret Pantai Losari di malam Hari

8 comments
Pantai Losari, itulah nama tempat ini. berlokasi di jl.penghibur makassar - sulawesi selatan. Saya rasa, sobat sudah pernah ke tempat ini, atau paling tidak mengenalnya. tempat ini sangat eksotik di sore hari dikala matahari akan terbenam di ufuk barat (sunset). Namun kali ini bukan sunsetnya yang akan saya ceritakan, namun suasana di malam hari di pantai losari. Yups... langsung aja deh lihat hasil jepret-jepretku..
Pantai Losari
 Banyak aktivitas di anjungan Losari. mulai dari aktivitas kaki lima dan pengamen memanfaatkan moment keramaian untuk mendapatkan tambahan biaya hidup. ya, itu wajar-wajar aja kan... hehehe
Banyak Tempat jajan nih
Aktivitas lain yang sempat saya abadikan ini yakni belajar roller shoes / sepatu roda nih...
Try and try again :)

Potret juga saya donk..... heheheheh
Her Name is carol
This is me
Jangan khawatir dengan kendaraan anda, area parkir anjungan ini cukup luas dan aman.
Parking Area
Sayang anak,,, sayang anak,,, terdengar dari ucapan seorang penjual mainan yang berada di tempat ini. harganyapun relatif murah-murah lho...

aneka mainan
penjual balon & minuman
Seorang pak tua yang menjaga pintu masuk toilet,dia terbilang cukup lama lho di tempat ini. mungkin sekitar empat tahunan lebih, itu saya hitung sendiri soalnya sudah empat tahun saya selalu ke anjungan ini dan dia terus yang jaga. Sabar betul bapak ini....
Toilet
 Sekian dulu postingan kali ini. Thanks dan sehat selalu....!!!

30 Mei 2011

BALAWO | Plesetan Film bahasa Bugis

0 comments
Video Yang satu ini Benar lucu, Jika anda Mengerti bahasa bugis pasti akan tertawa terbahak-bahak, bukan dari aksi para pemain film ini tetapi bahasa yang digunakannya membuatnya jadi Lucu. Video ini pertama kali diperlihatkan oleh teman kuliah saya. ketika pertama kali saya lihat, bukan main tertawanya saya. Pembuat Film plesetan ini belum jelas siapa pembuatnya, jika kita search di youtube maka kita akan mendapatkan beberapa yang sudah menguploadnya termasuk saya. namun mungkin saja berdasarkan jumlah views videonya. akun toutube yang bernama TheKalafung memiliki banyak Viewers.
Cerita mengisahkan seseorang yang gagal panen akibat serangan wabah tikus (Bugis, Baca Balawo), lalu terjadi perbincangan yang panas antara si pemberi modal dengan si pengelola kebun. Merasa penasaran Ok Langsung saja Lihat Videonya di Bawah Ini :








Lucu Kan... !!! Hehehehe...!!!

23 Mei 2011

Profil Bandar Udara Sultan Hasanuddin

2 comments
photo bandar udara baru (sekarang)
Lapangan Terbang Kadieng - Bandar Udara Hasanuddin pada tahun 1935 dibangun oleh Pemerintah Hindia Belanda dengan nama Lapangan Terbang Kadieng, yang terletak sekitar 22 kilometer disebelah utara kota Makassar dengan konstruksi lapangan terbang rumput. Lapangan terbang dengan landasan rumput yang berukuran 1,600 m x 45 m (Runway 08-26) diresmikan pada tanggal 27 September 1937, ditandai dengan adanya penerbangan komersial yang menghubungkan Surabaya - Makassar, dengan Pesawat jenis Douglas D2/F6 oleh perusahaan KNILM (Koningklijke Netherland Indische Luchtvaan Maatschappij).

Pada tahun 1942 oleh pemerintah pendudukan Jepang, landasan tersebut ditingkatkan dengan konstruksi beton berukuran 1,600 m x 45 m yang sekarang menjadi Lapangan Terbang ini diubah namanya menjadi Lapangan Terbang MANDAI. Tahun 1945 pemerintah SEKUTU (Hindia Belanda) membangun landasan baru dengan konstruksi onderlaag (Runway 13-31)berukuran 1745 m x 45 m ,yang mengerahkan 4000 orang ex tentara Romusha.

Photo Bandar Udara Hasanuddin Tempo Dulu





Pada tahun 1950 diserahkan kepada Pemerintah Indonesia yang dikelola oleh Jawatan Pekerjaan Umum Seksi Lapangan Terbang dan selanjutnya tahun 1955 dialihkan kepada Jawaban Penerbangan Sipil, sekarang Direktorat Jenderal Perhubungan Udara yang kemudian memperpanjang landasan pacu 2.345 m x 45 m sekaligus mengubah lapangan terbang menjadi pelabuhan Udara Mandai. Tahun 1980, landasan 13-31 diperpanjang menjadi 2.500 m x 45 m dan pada tahun ini nama Pelabuhan Udara Mandai diubah menjadi Pelabuhan Udara Hasanuddin, kemudian pada tahun 1981 dinyatakan sebagai Bandar Udara Embarkasi/Debarkasi Haji dan pada tahun 1985 Pelabuhan Udara Hasanuddin berubah nama menjadi Bandar Udara Hasanuddin. Pada Tanggal 30 Oktober 1994, Bandara hasanuddin dinyatakan sebagai Bandara Internasional sesuai dengan keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 61/1994 tanggal 7 Januari 1995 dan diresmikan oleh Gebernur Kepala Daerah Tingkat I Propinsi Sulawesi Selatan. Pada tanggal 28 Maret 1995 yang ditandai dengan penerbangan Perdana oleh Malaysian Airlines System (MAS) langsung dari Kuala Lumpur ke Bandar Udara Hasanuddin Makassar, disusul kemudian dengan penerbangan Silk Air yang menghubungkan Changi Singapore dengan Bandar Udara Hasanuddin, hal ini tidaklah berarti bahwa pada tanggal 28 Maret 1995 Bandar Udara Hasanuddin pertama kali melayani penerbangan Internasional, akan tetapi sejak tahun 1990 Bandar Udara Hasanuddin digunakan sebagai Bandar Udara Embarkasi / Debarkasi Haji langsung dari Makassar ke Jeddah vv.

Selain ini Bandar Udara Hasanuddin jauh sebelumnya melayani penerbangan lintas Internasional diwilayah Yuridiksi pengawasan/pengendalian Kawasan Timur Indonesia Makassar UCA ( Upper Control Area ) yang mencakup wilayah udara melalui sebagian Kalimantan bagian barat hingga perbatasan negara Papua New Guinea disebelah timur, dan dari perbatasan wilayah Udara Australia disebelah selatan hingga perbatasan wilayah Udara Philipina dan Oakland (Amerika Serikat) disebelah utara

Bandar Udara Hasanuddin juga merupakan pintu gerbang udara diKawasan Timur Indonesia dan Propinsi Sulawesi Selatan khususnya, dimana Bandar Udara ini telah memberikan corak tersendiri sebagai Bandar Udara Transit yang diarahkan turut mendukung dan mengembangkan pariwisata, mobilisasi arus penumpang serta berpartisipasi dalam perdagangan dan industri.

Sumber : http://hasanuddin-airport.com

Lanjut---->

21 Mei 2011

Trans Studio Theme Park Makassar

0 comments
Trans studio Makassar, tentu tempat ini tidak asing lagi bagi anda. Banyak Hal menarik yang bisa di ceritakan dari taman hiburan Indoor terbesar di Indonesia dengan luas 2,7 Hektar. trans studio memiliki 21 macam wahana namun di bagi ke dalam 4 kawasan yang memiliki tema berbeda yaitu Studio Central, Lost City, Cartoon City dan Magic Corner.
Tiket masuk ke tempat ini berkisar Rp.100.000-150.000, tergantung hari kunjungan anda. jika di hari-hari biasa anda perlu mengeluarkan biaya sebesar Rp.100.000 dan jika dihari libur/sabtu-minggu maka anda di kenakan tarif Rp.150.000, namun terkadang di hari-hari tertentu biasanya diskon. Saya pernah dapat tiket masuk hanya Rp.65.000.
lokasi Wahana transtudio Serupa dengan kota kecil yang bersih dan begitu damai sehingga membuat kita betah berlama-lama di dalamnya. Saya sendiri, jika masuk lupa untuk keluar. Semua permainan saya coba semua bahkan berulang-ulang. Wahana yang menjadi favorit saya adalah Magic Thunder Coaster, Dunia Lain, Dragon Tower yang bisa membuat adrenalin kamu melonjak. Selain itu ada satu permainan yang tak kalah serunya yaitu  Mini Boom boom car, pada permainan ini kita saling tabrak menabrak antara mobil yang satu dengan yang lainnya, pokoknya sangat seru deh....!!! permainan/wahana yang lainnya juga asik untuk di coba diantaranya Putar Petir yang membuatmu pusing tujuh keliling, Bioskop 4D ala spongebob, Jelajah, dan masih banyak lagi.

beberapa photo hasil jepret-jepret nih!!!

boom boom car

jelajah

tampak seperti kota kecil

antrian di wahana jelajah


Selain Wahana, Transtudio juga memiliki mall lho..., jadi sehabis melepaskan kepengatan dengan berbagai macam hiburan kita bisa berbelanja untuk kebutuhan sehari-hari.

Ok, Thanks

17 Mei 2011

Bantimurung - Bulusaraung

1 comments
Gambar : Patung Kera
Melihat patung di samping teringat lagi dengan Hanoman dalam kisah serial Mahabharata, Namun sebenarnya tak ada hubungannya mengenai tulisan yang akan saya sampaikan pada kesempatan kali ini. Patung Kera disamping ini terdapat di Maros, Sulawesi Selatan tepatnya di kecematan Bantimurung. Berdasarkan Geografis daerah ini terletak antara 119° 34’ 17” – 119° 55’ 13” Bujur Timur dan antara 4° 42’ 49” – 5° 06’ 42” Lintang Selatan. Jarak dari kota Makassar kurang lebih 50 km. Daya pikat tempat ini adalah Air Terjung yang terus mengalir, tingginya kalau tidak salah kira-kira 14-15 meter. kebanyakan orang berkunjung kesini pasti ingin merasakan langsung air yang jatuh dari atas bebatuan kapur tersebut.
Gambar : Pintu Gerbang Kupu-kupu
Tak hanya itu yang bisa dinikmati jika berkunjung ketempat ini. Ragam jenis kupu-kupu bisa anda lihat disini, mulai dari pintu gerbangnya saja, sudah disambut dengan kupu-kupu besar. :) apa lagi jika sudah masuk lokasi permandian, kita bisa melihat begitu banyak penduduk setempat yang menawarkan koleksi kupu-kupu. Harganyapun sangat variatif, mulai dari lima ribuan sampai jutaan lho. Salah seorang pengoleksi kupu-kupu yang sempat berbincang-bincang dengan saya, katanya kupu-kupu yang sudah diawetkan ini telah di ekspor, sebut saja ke Kanada, Australia, Brazil dan masih banyak lagi negara tujuan kupu-kupu awet ini.

Sungguh Luar biasa ciptaan Tuhan, Menciptakan spesies yang memiliki perpaduan corak dan warna yang memikat mata bagi siapa saja yang melihatnya. Tak terkecuali saya, menyempatkan diri untuk memilih-milih bingkai per bingkai dengan niat untuk memiliki sebagai koleksi pribadi dan juga pajangan di rumah. Kita juga dapat melihat langsung kupu-kupu beterbangan di sekitar area ini. tetapi hanya jenis tertentu saja. kata orang sekitar, jika kita ingin mendapat kupu-kupu yang ragamnya banyak harus masuk ke hutan-hutan bagian dalam dari Taman Nasional ini, tetapi ada juga yang membuat penangkaran kupu-kupu.
Gambar : Gue Nih!!!
Gambar : salah satu kupu-kupu liar
Disamping Air Terjung, ada tangga naik yang menghubungkan jalan menuju suatu gowa yang disebut Goa Batu. Konon jaman dahulu kala tempat itu merupakan tempat persembuanyian seorang raja dari pemburuan penjajah masa itu. Goa tersebut sangat gelap sehingga tidak memungkinkan unutk mengambil gambar dikarenakan pada saat berkunjung ke sana saya hanya menggunakan handphone berkamera standar aja, tidak punya Bliss, jadi tidak bisa digunakan dalam keadaan gelap meskipun masuk di goa ini memakai senter sebagai penerangan untuk menelusurinya sampai di unjung goa. Sebenarnya masih banyak lagi hal unik yang bisa anda rasakan langsung jika berkunjung ketempat ini.
Warning

OK, Saya rasa cukup sekian cerita-cerita saya dari Bantimurung. Thank's....!!!!
Next home